Karangtengah : Tae Kwon DO merupakan olah raga pernah saya ikuti sejak sepuluh tahun yang lalu, olah raga ini memang sangat, mengasikan tapi juga membosankan. apabila kita mencermati gerakan olah raga ini setiap hari hampir sama didalam tingkatan maksudnya adalah saat kita baru masuk kita akan belajar tendangan sama . Memang namun tujuanya hanya bagaimana kita bisa merasakan cara kita bisa menendang dengan perasaan kita bukan dengan emosi.
Saya sendiri juga mengalami hal yang demikian apalagi sekarang, hanya karena tidak punya sertifikat saya harus mengulang dari awal, mukin kalau kita berfikir mana mungkin percaya kalau kita tidak bisa menunjukan sertifikat kita, takunya mengada- ada. Ini pengalaman yang sangat berarti bagi kita seandanya kita jadi sabeum jangan cuma ngambil untung dri murid tapi bagaimana kita bisa menunjukan bahwa murid kita itu sah dengan sabuk yang dikenakan (maaf sabeum Nim gue kesel...).
Di Universitas Pakuan akhirnya aku bisa berlatih lagi, dari awal dan baru sampai sabuk kuning. Dan kemarin gak ikut ujian kenaikan lagi karena ada acara menginap segala, itu alasan saya tidak ikut. disana di latih oleh sabeum Faris, Saebeum Fredy, Sabeum Dion, dan ada lagi saya lupa.
Dilihat dari perlengkapanya sangat bagus dan lumanyan komplit, namun sayang agak kurang terkoordinir dalam latihan. maklum anak muda. Selain Tae Kwon Do ada juga aliran lain seperti merpati putih, tarung derajat dan kempo. tinggal pilih mana suka.
Mudah mudahan kita bisa maju bersama Tae Kwon Do. bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar